Seperti dengan memaksimalkan tunggakan pajak kendaraan yang tidak tertagih dan tidak maksimal.
Jika cara tersebut sudah ditempuh tapi pendapatan masih kurang, baru menaikkan tarif pajaknya sebagai jalan terakhir.
Selain itu, juga perlu ada komitmen apa yang akan diberikan kepada wajib pajak khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Misal, penambahan pos pembayaran mobil keliling, atau kalau perlu terjadwal jemput di desa/kelurahan.
"Jangan gegabah naikkan pajak kendaraan, jangan hanya publik hearing untuk menggugurkan sebuah syarat dan kewajiban saja," pesannya
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Soal Usulan Kenaikan Tarif Pajak Kendaraan Bermotor, Ngargono: Waduh Benar-benar Tak Sensitif