Pada saat dipakai, dampak negatif yang bisa langsung terasa adalah munculnya suara berisik atau getaran berlebih yang asalnya dari rumah roller.
Bisa aus seiring pemakaian, bobot roller yang lebih ringan bakal lebih cepat dilakukan penggantian dibanding yang lebih berat.
"Sebabnya karena roller ringan akan lebih cepat bergerak dari yang berat," tambah Agus.
"Selain itu, rumah roller juga bakal tergerus secara tidak merata karena beda bobot roller yang terpasang," jelasnya.
Baca Juga: Dampaknya Parah Bro, Jika V-Belt Skutic Putus di Tranmisi CVT
Jalur roller pada rumah roller (variator) rusak akibat roller peyang (Isal/GridOto.com)
Nah jika brother tetap ingin pasang roller menyilang, otomatis roller ringan harus lebih cepat diganti ketimbang roller berat.
"Karena efek samping tersebut, makanya pabrikan hanya pakai bobot roller yang sama rata untuk setiap motor," sambung Agus.
Jika kalian ingin ganti bobot roller lebih berat atau lebih ringan, sebaiknya gunakan bobot yang sama.
Kalau dampak negatif di atas sampai menimpa brother, siap-siap keluar uang lagi.
Baca Juga: Comot Komponen Kecil Punya Honda Vario 150, Tarikan ADV150 Jadi Lebih Enteng
Melansir dari website resmi Honda Cengkareng, harga rumah roller untuk motor matic Honda cukup bervariasi.
Harganya mulai dari Rp 68 ribu untuk Honda BeAT, sampai yang paling mahal Rp 219 ribu untuk Honda PCX.