Mengajak masyarakat yang tidak hanya wiaatawan untuk bekerja sambil berlibur dari Bali, dengan suasana yang ramah lingkungan, bebas kantong plastik, dan udara bersih rendah emisi," ujarnya dalam audiensi Pertamina ke Pememerintah Provinsi Bali.
Dukungan dari pemerintah daerah pun turut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN Rai Iswara.
"Harapan kami, selama masa pandemi ini tingkat aktivitas pariwisata rendah, tetapi tingkat emisi gas karbon juga ikut rendah. Program ini hadir sebagai solusi nanti pada saat aktivitas pariwisata meningkat, tapi emisi gas karbon tetap rendah," ujar Rai.
Program ini juga disiapkan sejalan dengan Denpasar Smart City, yang mengedepankan budaya ramah lingkungan dalam lingkup kewilayahannya.
Baca Juga: Ini Bensin Pengganti Premium dan Pertalite yang Akan Dihapus Pilihannya Banyak dan Harga Beda Tipis
Untuk informasi program dan mekanisme lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses akun media sosial Facebook dan Twitter MyPertaminaID, Instagram @mypertamina, website www.mypertamina.id, aplikasi MyPertamina, dan Pertamina Call Center 135. ##