“Di jateng ini sudah didata ada 62 titik tempat wisata yang informasinya akan dibuka. Di tempat tersebut mungkin akan terjadi kerumunan masyarakat,” ujarnya, Kamis (23/7/2020).
Arman mengatakan, dalam Operasi Patuh Candi 2020 ini tidak hanya menyasar kendaraan bermotor saja.
Tetapi juga upaya untuk menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari tempat-tempat keramaian.
Mengingat, saat ini sejumlah wilayah di Jateng masuk dalam zona merah sehingga dikhawatirkan Covid-19 bisa semakin menyebar.
“ Tempat wisata juga sudah kita jadikan sebagai sasaran dan kami mengimbau kepada masyarakat atau pun pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB),” tuturnya.
Baca Juga: Razia Gabungan Dimulai Hari Ini, Pelat Nomor Motor Sering Copot? Ini Cara Pasang yang Aman
Dengan adanya imbauan ini, Arman berharap, masyarakat bisa tetap menjaga diri dan mencegah terjadinya penyebaran virus Corona.
“Menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker menghindari kerumunan dan tidak berkunjung ke wilayah zona merah bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.
Sementara itu, Operasi Patuh Candi 2020 sendiri juga akan lebih humanis dalam melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.
Arman mengatakan, pelanggaran yang tidak terlalu berat tidak akan langsung ditindak dan hanya diberikan teguran saja.
Baca Juga: Polisi Mengincar 7 Model Plat Nomor Saat Razia Untuk Ditilang
“Kalau sebelum pandemi Covid-19 setiap pelanggaran langsung kami tindak, tetapi untuk saat ini kami melihat tingkat pelanggarannya juga.