Find Us On Social Media :

Wajib Tahu, Ternyata Banyak Ruginya Kalau Enggak Pakai Bensin Sesuai Anjuran Pabrikan

By Senin, 27 Juli 2020 | 20:23
Wajib Tahu, Ternyata Banyak Ruginya Kalau Enggak Pakai Bensin Sesuai Anjuran Pabrikan (Indra GT/MOTOR Plus)

"Kalau mesin jadi lebih panas, maka akan merusak bagian-bagian yang ada di dalam ruang bakar, contohnya adalah piston, silinder comp (blok silinder), dan klep," lanjut dia.

"Di bagian ruang bakar nantinya akan terjadi kerusakan, akan terkikis dan terjadi keausan," ujarnya.

Kemudian bagaimana kalau menggunakan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan?

Baca Juga: Komentar Ahli Tentang Bensin Baru Pertalite Turbo Harga Lebih Murah Tapi Mutu di Atas Pertamax

"Apabila nilai oktannya terlalu tinggi, maka bahan bakarnya susah terbakar dengan sempurna," ungkap Endro.

"Bisa timbul kerak karbon pada ruang bakar. Kemudian performa mesin akan berkurang, dan yang jelas emisi yang dihasilkan tidak sesuai," kata Endro.

Lalu bagaimana caranya mengetahui bahan bakar apa yang dianjurkan oleh pabrikan?

Ternyata gampang banget, cukup membuka buku pedoman pemilik motor saja.

Baca Juga: Komentar Ahli Tentang Bensin Baru Pertalite Turbo Harga Lebih Murah Tapi Mutu di Atas Pertamax

Jadi pemilik motor enggak perlu repot-repot menghitung angka rasio kompresi mesin motor terlebih dahulu.

"Saran dari pabrikan, sebelum kita memilih bahan bakar yang cocok, kita sarankan untuk membuka buku pedoman pemilik dan sebaiknya mengisi bahan bakar di tempat resmi, yaitu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)," wanti Endro.

Nah SPBU yang memiliki harga paling murah dibandingkan yang SPBU lain adalah Pertamina.

Berikut ini daftar harga bensin Pertamina di bulan Juli 2020: