Agar motor bisa lolos standar emisi EURO 4, bahan bakar yang dipakai harus masuk kategori 2, 3 sampai 4.
"Nah, dalam bensin yang masuk kategori 2, 3 dan 4, tidak ada yang Research Octane Number atau RON-nya dibawah 91," tukas Pak Yus.
Contoh bensin yang angka RON di atas 91, adalah Pertamax (RON 92) serta Pertamax Turbo (RON 98).
Baca Juga: Bensin Premium Pertalite atau Pertamax yang Cocok Untuk Motormu, Pertamina Kasih Panduan
Kandungan bensin yang lolos standar emisi EURO 4 (Worldwide Fuel Charter)
Selain RON, ada beberapa kandungan dari bensin yang bisa mengurangi emisi gas buang kendaraan.
"Contohnya, kandungan sulfur harus lebih rendah, misalnya besin kategori 3 harus maksimum 30 mg/kg," kata Pak Yus.
Lalu ada beberapa adiktif, yang bisa mengurangi deposit di ruang mesin.
"Salah satunya adalah kandungan detergen, yang diformulasikan untuk membersihkan ruang mesin," jelas Pak Yus.
Baca Juga: Setelah Pakai Bensin Pertamax Kapan Performa Mesin Jadi Naik? Ini Jawaban Pertamina
Jadi dengan bensin yang kandungan adiktifnya sudah disesuaikan, kinerja mesin akan lebih efisien lagi.
Apalagi, motor-motor masa kini sudah disesuaikan untuk mengikuti standar emisi, yang diberlakukan pemerintah.
"Yang terlihat, adalah spesifikasi mesin motor-motor masa kini punya angka rasio kompresi yang tinggi," sebut Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM).