Find Us On Social Media :

Gak Disangka, Bukan Lawan Arus, Pelanggaran Ini Paling Banyak Terjadi Selama Operasi Patuh Jaya 2020

By Fadhliansyah, Kamis, 6 Agustus 2020 | 07:32 WIB
Ilustrasi razia polisi. Gak Disangka, Bukan Lawan Arus, Pelanggaran Ini Paling Banyak Terjadi Selama Operasi Patuh Jaya 2020 di Tangerang (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

MOTOR Plus-online.com - Pelanggaran lalu lintas yang paling banyak terjadi di Kota Tangerang bukanlah lawan arus.

Seperti diketahui, Operasi Patuh Jaya 2020 di Kota Tangerang berakhir kemarin (5/8/2020).

Operasi itu dilakukan selama 14 hari, sejak 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

Dari data yang terkumpul, ternyata pelanggaran yang paling banyak terjadi adalah tidak menggunakan helm.

Baca Juga: Pemotor Ketar Ketir Razia Operasi Patuh Jaya Bakal Diperpanjang, 2 Kesalahan Ini Paling Banyak Terjadi

Baca Juga: 22.650 Motor Kena Tilang Selama 12 Hari Operasi Patuh Jaya 2020, Besok Rabu 5 Desember Hari Terakhir Operasi

"Untuk pelanggaran tertinggi itu masih tidak menggunakan helm yakni sebanyak 334 pelanggaran," jelas Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Jamal Alam kepada TribunJakarta.com, Rabu (5/8/2020).

Untuk posisi kedua terbanyak yakni pelanggaran melawan arus sebanyak 217 pelanggar.

Diikuti pengendara yang melebihi stop line sebanyak 186 pelanggar.

"Kemudian ada 141 pelanggaran rambu dan marka jalan dan 15 pelanggaran karena menggunakan handphone saat berkendara," ucap Jamal.

Baca Juga: Besok Razia Operasi Patuh Jaya 2020 Selesai Lanjut Ganjil Genap, Pemotor Ketar-ketir Cek Pelat Nomor