"Namun kalau baru dua kali menang terus sudah menargetkan juara dunia MotoGP musim ini itu bukan ciri diriku," imbuh Fabio Quartararo.
Tak hanya ogah disebut pembalap favorit juara dunia, Fabio Quartararo juga nggak ambil pusing disebut-sebut bakal bikin rekor baru kalau menang di MotoGP Ceko 2020.
Fabio Quartararo jadi pembalap pertama Yamaha di era MotoGP 4-Tak bisa meraih 3 kemenangan beruntun di awal seri.
Rekor yang sudah lama dipegang selama ini jadi milik Kenny Roberts Sr., di meraih 3 kali kemenangan secara beruntun bersama Yamaha di awal kejuaraan kelas premier, saati itu GP 500 musim 1980.
Baca Juga: Gak Pada Ngeh, Kemiripan Rossi dan Quartararo di MotoGP, Ini Faktanya
"Saya tak peduli dengan statistik, saya lebih melihat bagaimana menjalani balapan dari satu ronde ke ronde yang lain, di mana tiap ronde itu punya kelebihan dan kekurangan."
"Kelebihan dan kekurangan itu menjadi modal untuk meningkatkan performa terbaik."
"Bila berhasil maka statistik akan mengikutinya," beber Fabio Quartararo di sela konferensi pers jelang MotoGP Ceko 2020.
Dalam kesempatan konferensi pers MotoGP Ceko 2020 itu Fabio Quartararo tidak sendirian masih ada 5 pembalap MotoGP yang lain.
Mereka adalah Maverick Vinales, Valentino Rossi, Takaaki Nakagami, Joan Mir dan Andrea Dovizioso.
Baca Juga: Fabio Quartararo Menang MotoGP Andalusia 2020, Jadi Sampul Depan Lagi
Jadi Fabio Quartararo tidak melihat angka statistik atau rekor baru jadi target pencapaian musim ini.
Target Fabio Quartararo bisa tampil sebaik mungkin di setiap rondenya dan bisa menjadi juaranya.