Pelek itu dibalut ban pakai Mitas MC 29 biar lebih 'megang' ke aspal.
Sokbreker aftermarket merek Ohlins yang juga menambah kesan sporty area kaki-kaki Vespa Primavera.
Tidak lupa area pengereman juga kena upgrade.
Modifikasi Vespa Primavera, pelek ring 12 punya Vespa Sprint black chrome dibalut ban Mitas MC 29, rem belakang cakram dan sok Ohlins. (Fariz/otomotifnet.com)
Baca Juga: Mau Turun Balap Sera Sentul? Pastikan Spek Motor Sama dan Kelirnya Beda, Bisa Kecot Bro
"Kaliper depan pakai Brembo Thailand dan cakramnya pakai Polini," sambungnya.
"Rem belakang juga dibuat cakram biar lebih pakem," lanjut pemilik dari Sate Padang Mak Syukur ini.
Agar tenaga sesporty tampilannya, mesin kena upgrade pakai bore up kit Malossi membuat kapasitas mesin jadi 183 cc yang dikombinasi camshaft Kawahara.
"Ditambah piggyback Papapitstop buatan Bali, lalu area CVT didominasi merek Polini," tambah Radi yang tergabung dalam komunitas Dapscoot (Dapur Scooter) ini.
Modifikasi Vespa Primavera, piggyback dari Papapitstop memperkaya debit bensin untuk mesin yang sudah bore up (Fariz/otomotifnet.com)
Baca Juga: Melihat Fenomena Vespa di Ajang Balap Sera Sentul, Apa Menariknya?
Beberapa perintilan dibalut karbon kevlar untuk menguatkan kesan racy, seperti dasi depan, ring lampu utama, saklar-saklar, area tutup CVT dan sepatbor belakang.
"Di setang pasang multimeter Polini untuk memantau kondisi mesin seperti rpm, suhu, tegangan aki dan masih banyak lagi," tunjuk Radi yang menyerahkan pengerjaan ke bengkel D2 Scooter di bilangan Beji, Tanah Baru, Depok.