Selain itu, saat motor dalam keadaan gear netral, rider bisa langsung masuk ke gigi 1 tanpa takut motor tersentak.
MV Agusta Dragster 800 RR Smart Kopling (citymoto.be)
Begitu pula dari gigi 6, pengendara bisa berhenti tanpa harus pindah ke gear netral atau menekan kopling.
Jika di sistem transmisi konvensional, hal ini tentunya dapat menyebabkan mesin stall (mati).
Meski menggunakan SCS, perpindahan gigi masih terasa alami bagi pengendara karena masih menggunakan banyak bagian gearbox konvensional.
Hal ini membuatnya mudah diperbaiki dan diservis tanpa terlalu banyak mengeluarkan biaya lebih.
Model-model anyar MV Agusta yang dilengkapi dengan sistem ini juga memuat huruf SCS setelah namanya.
Tujuan pabrikan menyematkan SCS yakni untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran berkendara, sekaligus meningkatkan performa.
Sebenarnya sangat masuk akal jika MV Agusta memberikan fitur baru ini untuk Brutale dan Dragster 800, lantaran keduanya menggunakan mesin yang sama.
Di lain sisi, kopling ini lebih rumit dari pada transmisi reguler, karena ada tambahan komponen yang memiliki bobot sekitar 30 gram.
Teknologi semacam ini biasanya sering ditemukan pada motor enduro.
Pengendara bisa menggunakan kopling secara tradisional dengan mengoperasikan tuas di setang.