Find Us On Social Media :

4 Penyebab Saldo ATM Telat Bertambah Rp 1,2 Juta Bantuan dari Pemerintah, Sabar Sedikit Bro Cicilan Motor Pasti Lunas

By , Sabtu, 29 Agustus 2020 | 10:50
Ilustrasi pemberitahuan Bantuan Subsidi Upah. 4 Penyebab saldo ATM telat bertambah Rp 1,2 juta bantuan dari pemerintah, cicilan motor pasti lunas, sabar aja. (Tribunnews.com)

1. Rekening pekerja belum disetorkan perusahaan

Daftar penerima subsidi gaji Rp 600.000 beserta nomor rekeningnya harus didaftarkan oleh perusahaan pemberi kerja.

Karyawan bersangkutan juga bisa meminta perusahaan pemberi kerja, dalam hal ini HRD, untuk meminta informasi tentang status kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat menerima subsidi gaji karyawan.

Baca Juga: Mantap Besok Sudah Cair, Begini Cara Ngecek Apakah Dapat Transferan Rp 1,2 Juta dari Pemerintah Atau Tidak

Artinya, pekerja tak perlu mendaftar langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Selama proses pendataan penerima bantuan Rp 600.000 untuk karyawan swasta tersebut, pihak perusahaan harus proaktif menyediakan data peserta BP Jasmsostek yang bisa menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto, meminta kepada pemberi kerja atau perusahaan untuk segera menyerahkan data terkini para pekerja yang akan menerima bantuan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan (bantuan BPJS).

Sampai dengan Rabu (26/8/2020), total nomor rekening yang diterima BP Jamsostek mencapai 13,8 juta untuk pencairan BLT.

Dari jumlah tersebut, data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data.

Baca Juga: Siap-siap 2 Hari Lagi Saldo ATM Mendadak Nambah Rp 1,2 Juta, Buruan Cek Apakah Anda Terdaftar Sebagai 12 Juta Orang Penerima BLT, Cicilan Motor Aman

2. Pemerintah cairkan bertahap

Menurut catatan BP Jamsostek, total ada 15,7 juta pekerja peserta aktif yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta per bulan penerima BLT BPJS.

Sementara itu untuk pencairan bantuan pemerintah tahap awal, baru disalurkan untuk 2,5 juta peserta.