Tampak samping Kembaran Kawasaki Ninja H2 Asal Italy Resmi Meluncur (Motosaigon)
Misalnya motor mengerem keras dan suspensi depan amblas tapi motor lebih mudah dikendalikan, karena suspensi depan dan rangka tidak mudah ''meleot''.
Bimota Tesi H2 menggendong mesin milik Ninja H2.
Spesifikasinya 988cc konfigurasi empat silinder segaris plus supercharger berpendingin cairan yang menghasilkan 231 tk dan torsi 141 Nm.
Menariknya bobot Bimota Tesi H2 hanya 207 kg atau sekitar 9 kg lebih ringan dari Ninja H2.
Bisa begitu karena Bimota banyak menggunakan alumunium dan serat karbon untuk memangkas bobot.
Tak heran jika kemudian dengan fitur dan segala tambahan tersebut membuat Tesi H2 lebih mahal dari Ninja H2.
Di Eropa, Bimota Tesi H2 dibanderol 64.000 Euro atau sekitar Rp 1,13 miliar.
Baca Juga: Bocor Video Teaser Terbaru Kawasaki Z1000 Pakai Supercharger, Meluncur Akhir Oktober 2019
Berbasis dari superbike garang Kawasaki Ninja H2, Bimota memberikan cita rasa khas mereka yang selalu tampil beda.
Dimulai dari suspensi depan yang aneh namanya hub-centre steering, yang jadi ciri khas Bimota Tesi yang diluncurkan tahun 1990.
Detail fitur ini belum diumumkan, namun terlihat jelas kalau swingarm menggantikan suspensi upside down untuk memegang pelek.