Selain itu, Sodikin bercerita bahwa saat ini warga telah bersahabat dengan dirinya sekaligus dengan vespa biru yang setiap hari menyusuri Desa Bojonggede.
"Saya suka pake vespa, karena ini salah satu komunikasi saya ke warga biar gak ada jarak. Lalu kalo ngobrol dengan warga, bisa jadi bahan obrolan dengan warga," jelasnya.
Dalam mengedarai vespa, Sodikin juga sempat merasakan kendala di tengah jalan yakni motor mengalami mati mesin.
Namun, Sodikin mengakui bahwa solidaritas anak vespa begitu tinggi sehingga kendala tersebut dapat teratasi dengan rasa kebersamaan yang dimiliki.
"Kalau lagi tugas pernah sekali dua kali mogok. Enaknya kalau vespa kita lagi mogok di pinggir jalan pasti ada yang nolong anak vespa lainnya," ujarnya.
Dikenal masyarakat dengan panggilan Mas Bhabin vespa biru
Sodikin pun tak memungkiri bahwa saat ini dirinya bersahabat dengan masyarakat dan dikenal dengan vespa biru yang menjadi ciri khas tersendiri.
"Ini buat ciri saja biar kita lebih diinget dengan warga. Tidak ada jarak antara saya dan masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Desainnya Anak Muda Banget, Kumpan Rilis Skuter Listrik Bertampang Vespa
Tak hanya itu, Sodikin juga bergerak untuk merangkul beberapa komunitas yang ada di Desa Bojonggede untuk terus berupaya menyelenggarakan kegiatan positif.
"Awalnya pengguna vespa ini banyak, tapi pembinaannya gak ada. Belum ada wadah untuk membina mereka. Saya rangkul jadi biar ada kegiatan positif mereka gak cuma nongkrong aja," paparnya.