Find Us On Social Media :

Street Manners: Berteduh di Bawah Pohon Saat Hujan Deras Sama Juga Bunuh Diri, Ini Tempat Berlindung yang Aman

By Senin, 05 Oktober 2020 | 15:15
Berteduh di bawah pohon sama juga bunuh diri saat hujan deras, di sini tempat yang aman. (Tribun Jakarta)

MOTOR Plus-online.com - Berteduh di bawah pohon sama juga bunuh diri saat hujan deras, di sini tempat yang aman.

Perhatian buat pemotor yang lupa bawa jas hujan, jangan pernah berteduh sembarangan.

Jangan berhenti di bawah pohon saat hujan deras karena berbahaya dan bisa kehilangan nyawa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang.

Baca Juga: Musim Hujan Mulai Datang, Bengkel Kelistrikan Kasih Trik Biar Motor Jadi Lebih Tahan Air dan Gak Gampang Korslet

Baca Juga: Asyik Masih ada 5 Bantuan yang Cair Bulan Oktober 2020 Ini, Bikers Buruan Langsung Dicek Rekening Masing-masing

Kepala Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, imbauan itu dikhususkan kepada masyarakat yang berlindung di bawah pohon agar mewaspadai kemungkinan pohon roboh akibat angin kencang.

" Hujan lebat yang disertai angin kencang patut diwaspadai, khususnya oleh warga masyarakat yang berada di ruang publik, seperti berkendara atau berlindung di bawah pohon atau mungkin papan reklame," kata Raditya dalam siaran pers, Senin (5/10/2020).

Raditya mengatakan, langkah antisipasi yang dapat dilakukan di tengah hujan lebat dan angin kencang adalah berlindung di dalam bangunan yang kokoh.

Hal ini disampaikan Raditya menyusul adanya empat orang di Kabupaten Cirebon yang mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon dan papan reklame yang terjadi di Desa Ciperna, Kabupaten Cirebon, Minggu (4/10/2020) kemarin.

Baca Juga: Uang Rp 10 Juta Langsung Disalurkan, Syarat Gampang Kredit Tanpa Bunga dari BRI atau Pinjaman Bebas Riba, Bikers Bisa Buka Usaha

Selain korban luka-luka, tiga unit sepeda motor dan satu mobil odong-odong juga mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

"Kejadian ini dipicu akibat hujan disertai angin kencang serta kondisi pohon yang sudah keropos pada bagian akar," kata Raditya.