Menurutnya, hujan jenis itu biasanya akan diikuti dengan kemunculan kilat/petir dan angin kencang.
Agie menambahkan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari karakter cuaca seperti itu, yaitu:
Baca Juga: Masih Banyak Bikers yang Memakai Jas Hujan di Sembarang Tempat, Pakar Safety Riding Bilang Begini
1. Perhatikan kondisi lingkungan
Agie mengatakan, masyarakat harus memperhatikan kondisi lingkungan terkait risiko bencana, terutama sebelum menuju musim hujan.
"Kita harus tahu apakah daerah kita memiliki kerentanan tinggi. Caranya mudah, bisa menggunakan aplikasi inaRISK. Ini adalah pendekatan berbasis teknologi digital," kata Agie.
Aplikasi inaRISK merupakan aplikasi besutan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui risiko bencana di suatu wilayah, seperti banjir dan longsor.
Aplikasi tersebut dapat diunduh di Google Play Store maupun Apple App Store.
Baca Juga: Duh Jangan Lagi Deh Nyeker Saat Riding di Tengah Hujan, Bahaya Banget Bro!
Selain menggunakan bantuan aplikasi smartphone, Agie juga menyarankan masyarakat untuk memantau kondisi lingkungan tempat mereka tinggal secara langsung.
"Kita bisa berjalan kaki keluar rumah pada pagi hari untuk mengecek apakah kita berada di lokasi yang aman, sekaligus mengecek gorong-gorong di lingkungan kita. Ada yang mampet atau tidak. Jika ada pohon yang terlihat sudah tua, kita juga bisa merapikan dahan-dahannya," kata Agie.
2. Hindari area rentan
Ketika ada ancaman hujan lebat disertai angin kencang, Agie mengimbau masyarakat untuk menghindari berada di area yang rentan.