Semua versi memiliki spek teknis yang sama, seperti garpu suspensi depan Showa 43 mm yang dapat disesuaikan untuk rebound dan preload.
Dan shock belakang Showa berisi gas dengan opsi penyesuaian serupa.
Versys S menyertakan beberapa fitur yang sebelumnya hanya tersedia di SE, termasuk panel instrumen yang dibekali dengan LCD TFT.
Baca Juga: Helikopter Pakai Mesin Motor Kawasaki Ninja, Simak Videonya
Peranti itu mampu menghubungkan secara langsung (konektivitas) antara sepeda motor dengan aplikasi Rideology yang ada pada smartphone.
Selain itu ada grip berpemanas, cruise control, kontrol traksi, lampu tambahan menikung, mode berkendara dan quick shifter.
KIBS (Kawasaki Intelligent anti-lock Brake System) juga merupakan standar dan juga menggunakan IMU untuk mengukur kemiringan, pitch, dan akselerasi.
Agar berkendara semakin optimal, diberikan pula quickshifter yang mampu memberikan kenyamanan saat motor sedang melaju di atas kecepatan tinggi.
Baca Juga: Asyik Kawasaki Siap-siap Luncurkan Produk Baru 23 November 2020, Motor Apa Lagi Nih?
Selain itu, sistem pencahayaan sudah menggunakan teknologi LED lengkap dengan fitur cornering lamp.
Untuk urusan jantung pacu, Kawasaki Versys 1000 menggendong mesin dengan kapasitas 1.043 cc, 4 silinder segaris, DOHC, 16 katup, berpendingin cairan.
Hadir pula teknologi throttle ride-by-wire, yang membuat dirinya memiliki kemampuan untuk menampilkan cruise control.
Soal tenaga, ia mampu mengeluarkan power maksimal sebesar 118 Hp pada 9.000 rpm dan torsi 102 Nm pada 7.500 rpm.