Baca Juga: Lebih Hemat Mana Gesits atau Motor Konvesional? Intip Yuk Perbandingannya
Perihal pengisian bahan bakar, motor listrik jelas lebih unggul dengan kisaran biaya Rp 1.500 tiap 50 km dibanding 1 liter Pertalite yang berharga Rp 7.600 untuk jarak tempuh sama.
Biaya pengisian daya baterai bisa jadi gratis bila melakukan pengecasan di kantor.
Untuk daya listrik yang harus disiapkan guna mengisi baterai motor listrik sendiri adalah 400 Watt.
Sehingga, rumah di Indonesia pada umumnya bisa menyolok motor listrik Gesits.
Baca Juga: Video Perayaan Spesial HUT Ke-75 Republik Indonesia, Motor Listrik Gesits Dimodifikasi Pakai Sespan
Untuk biaya servis rutin motor (tahunan), tidak memiliki jantung mekanis pembakaran konvensional berarti motor listrik mengabaikan perawatan suku cadang seperti busi, filter, pelumas mesin, atau transmisi.
Motor listrik Gesits hanya membutuhkan pergantian suku cadang fast moving seperti kampas dan minyak rem serta lampu.
Sehingga, ongkos perawatan bisa jadi lebih murah.
Sebagaimana diketahui, perkiraan perbaikan rutin sebuah skutik adalah sekitar Rp 340 ribuan yang meliputi pergantian oli (Rp 50.000-an sekali pergantian), water coolant, filter udara, kampas rem, hingga biaya jasa servis.
Baca Juga: Sering Dibilang Kendaraan 'Gaib', Ternyata Motor Listrik Gesits Punya Belasan Dealer di Indonesia
Biaya besar sebuah motor listrik ada pada baterai bila komponen itu bermasalah.
Tapi sejatinya, pada pemakaian 4-5 tahun pertama sebuah baterai kendaraan jarang sekali bermasalah.