“Pada bulan Juni, ketika kami berada di tengah Covid, Yamaha memberi tahu saya bahwa tidak akan ada tes lagi," bilang Lorenzo.
"Jadi saya menurunkan intensitas latihan, karena saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tahun depan,” tambahnya.
Di Portimao, dia melakukan tes terakhir dengan motor prototipe versi 2019, namun dia tertinggal 2 detik lebih lambat dari pembalap penguji lainnya.
Antara lain tanpa pemasangan ban soft di final akibat datangnya hujan.
“Ini tidak adil dan merupakan kesalahan besar jika hanya merujuk pada apa yang terjadi di Portimao," jelas Lorenzo.
"Terutama mengetahui masa lalu saya dengan merek dan penampilan saya di Sepang pada awal tahun," lanjutnya.
Yamaha sepertinya rela mengakhiri kolaborasinya dengan Jorge Lorenzo.
Pada saat itu Aprilia akan menjadi alternatif yang menarik.
Kembali ke asal, debut dengan dua gelar bersama Aprilia di kelas 250 cc.
Kolaborasi menarik bisa lahir dengan Andrea Iannone, mengingat mereka berdua tinggal di Lugano.
Baca Juga: Bocor Bro, Andrea Dovizioso Bergabung di Yamaha Tahun Depan, Gantikan Siapa Ya?
“Saya bisa menjadi sedikit pemandu atau pelatih. Saya akan membantunya meningkatkan penampilannya dan melaju lebih cepat,” ungkap Lorenzo.