Menanggapi video-video di YouTube Jurnalis yang beredar tersebut, Sekretaris for Mobility and Tourism Ikatan Motor Indonesia (IMI) Joel Mastana meminta masyarakat tidak mudah terpancing.
"Saya sudah lihat videonya dan itu hoax. Ada beberapa video potongan yang sudah diedit. Ini harus segera diluruskan agar masyarakat bisa memahami kalau insiden beberapa waktu lalu sudah ditangani polisi. Intinya jangan mudah percaya dan mudah terhasut dengan video yang belum jelas kebenarannya," ujar Joel kepada MOTOR Plus-online, Rabu (4/11/2020).
Joel menyayangkan tayangan di YouTube Jurnalis yang berisi kecaman, foto serta video yang sudah digabung tanpa ada konfirmasi jelas dari tokoh yang ada di video tersebut dan juga dari pihak bikers.
"Itu jelas video editan dan hoax. Saya meminta kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing, cermati dahulu sebelum berkomentar," lanjutnya.
Baca Juga: Ternyata, Moge Yamaha Ini Mesinnya Buatan Indonesia, Speknya Canggih
Pasca insiden di Bukittinggi, Sumbar beberapa waktu lalu, Joel menghimbau kepada media atau masyarakat untuk tidak menyebarkan video-video yang belum jelas asal-usulnya sehingga menimbulkan keresahan.
"Kita kan sering melihat insiden video sepotong terus terpancing emosi, padahal kita enggak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mari bijak membuat video dan jangan asal share," tutupnya.