Atas aksinya itu, ia harus menerima Hukuman larangan balap yang harusnya hanya 18 bulan menjadi empat tahun.
Terhadap keputusan ini rekan setimnya, Aleix Espargaro ikut bereaksi lewat media sosial Instagramnya @aleixespargaro.
"Kami memiliki ketidaksepakatan kami, tetapi jujur Andrea Iannone dan saya selalu memiliki hubungan yang baik secara pribadi," tulis Alex Espargaro.
"Denda 4 tahun menurut saya sangat tidak proporsional dan membuat saya sangat sedih. Semua kekuatan di dunia, temanku," sambungnya.
Mengikuti filosofi Ducati yang ingin fokus pada pembalap muda, pilihan paling logis ada pada pembalap Moto2 Marco Bezzecchi.
Bezzecchi berada di tahun keduanya di Moto2 bersama tim SKY Racing Team VR46.
Baca Juga: Gagal Finis Gara-gara Motornya Mogok di MotoGP Eropa 2020, Valentino Rossi Malah Tertawa
Ia hanya 29 poin di belakang pemimpin klasemen Moto2, Enea Bastianini setelah kemenangan keduanya musim ini hari Minggu (8/11/2020) lalu di GP Eropa.
Dalam hal ini, Aprilia harus menemukan kesepakatan dengan tim VR46 jika ingin mengamankan pembalap berusia 22 tahun tersebut.
Soalnya Bezzecchi akan menandatangani perpanjangan untuk bertahan di Moto2 pada tahun 2021.
Jika kesepakatan tercapai, ia akan menjadi murid Valentino Rossi keempat yang bergabung ke kelas premier MotoGP, setelah Franco Morbidelli, Pecco Bagnaia dan Luca Marini.