"Bukan itu yang saya harapkan dari balapan terakhir musim ini," tambah Bagnaia.
"Begitu saya naik motor, saya selalu memberikan 100 persen, meski ada masalah. Namun akibat kontak di lap pertama, bahu saya terkilir," sambungnya.
Joan Mir yang menyodok dari dalam tikungan ketiga sirkuit Algarve, Portimao menyenggol bahu kanan Pecco Bagnaia (MotoGP.com)
"Saya langsung merasakan sakit yang luar biasa, yang memaksa saya untuk menyerah setelah hanya tiga tikungan," lanjutnya.
Juara dunia MotoGP 2020 Joan Mir segera meminta maaf kepada Pecco, mengakui terlalu bersemangat dalam manuvernya.
"Kadang-kadang saya mengkritik jenis manuver ini, itu tidak kotor, tapi bukan yang terbaik, saya minta maaf," ujar Joan Mir.
Untungnya, pemeriksaan medis yang dilakukan di sirkuit Algarve, Portimao tidaklah begitu buruk.
Pecco Bagnaia bisa berpikir jernih tentang musim 2021 mendatang.
Soalnya, Pecco Bagnaia menginjakkan kaki di garasi tim Ducati pabrikan.
"Musim 2020 berakhir dengan sedikit sisa rasa, karena peluang yang saya lewatkan."
AKan tetapi pada saat yang sama mengetahui bahwa saya akan tumbuh berkat mereka sebagai pembalap dan sebagai pribadi," ujar murid Valentino Rossi itu.