"Para insinyur membawa beberapa komponen yang diuji oleh semua pembalap," sambungnya.
"Setiap orang di Honda memilih jalan yang berbeda," lanjut Pol Espargaro.
"Jorge Lorenzo mencoba sejuta hal dan pada akhirnya dia punya Honda-nya sendiri," pungkasnya.
Setelah empat musim di KTM, Pol Espargaro membuat keputusan yang berani.
Baca Juga: Marc Marquez Niat Rebut Gelar Juara Dunia Dari Joan Mir di MotoGP 2021
Mungkin dia tidak membayangkan bahwa motor KTM akan membuat lompatan besar seperti di MotoGP 2020.
Dia meninggalkan tim asal Austria dengan tempat ke-5 klasemen akhir MotoGP 2020 dan sabet 5 podium.
Pol tidak akan membawa anggota tim sebelumnya, jadi dia harus beradaptasi tidak hanya dengan prototipe baru, tetapi juga dengan teknisi yang belum pernah bekerja dengannya.
"Saya ingin bisa menjalani satu musim dengan Marc Marquez untuk memberikan yang terbaik."
"Untuk mengetahui apakah saya akan 100%," tambah lagi Pol Espargaro.
Baca Juga: Hal Yang Wajib Marc Marquez Lakukan Biar Ngegas di MotoGP 2021
"Saya tidak bisa mengurus pengembangan motor yang saya tidak tahu," pungkasnya.
Sesaat sebelum memasuki ruang operasi untuk ketiga kalinya, Marc Marquez juga berbicara tentang tandem barunya.