“Rombongan Marquez merahasiakan semuanya, jadi saya tidak terlalu mendapat informasi secara spesifik," kata dokter Michele Zasa dikutip dari Tuttomotoriweb.com.
"Ada banyak spekulasi tentang dia, operasi itu tidak dilakukan oleh salah satu orang kami," sambungnya.
"Bahkan dalam keputusan untuk menyatakan Marquez fit atau tidak, kami juga enggak punya wewenang," tambahnya.
Setelah operasi ke-3 dilakukan, pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez kirim pesan pertamanya dari Rumah Sakit. (Twitter.com/Marcmarquez93)
Baca Juga: Joan Mir Diyakini Libas Lawannya di MotoGP 2021, Termasuk Marc Marquez
"Berbicara nanti itu mudah, tapi mungkin kami untuk intervensi pertama akan memilih pendekatan lain," lanjutnya.
"Meski begitu, perbedaannya disebabkan oleh come back yang terlalu terburu-buru," sambung dokter Zasa.
"Menurut saya infeksi tidak perlu ditakutkan," tambahnya.
"Waktu pemulihan harus ditentukan, tapi mudah-mudahan dia akan kembali 100%," lanjutnya.
Baca Juga: Hal Yang Wajib Marc Marquez Lakukan Biar Ngegas di MotoGP 2021
"Butuh beberapa waktu untuk memulihkan refleks yang dibutuhkan untuk mengendarai motor MotoGP," ujar dokter Zasa.
"Tapi ada beberapa kasus seperti Casey Stoner, yang langsung cepat dengan motornya setelah mengalami cedera parah," sambungnya.
"Marc Marquez akan berubah, ini tidak berarti dia tidak akan menang lagi, tetapi pendekatannya dan gaya balap akan berubah," jelasnya.