Throttle body juga diganti dengan Honda Vario 150 berdiameter 26mm plus sensor TPS standar.
"Koil masih standar, tapi saya tambah kabel Accentwire 2 buah. Busi juga sudah saya ganti pakai Brisk Super," tukasnya Agnes.
"Ubahan ini bikin kompresi mesin sekarang jadi 11,5:1," lanjutnya.
Enggak puas hanya di mesin, bagian CVT juga kena upgrade, biar makin maksimal brother!
Agnes mempercayakan ubahan sektor CVT ini ke Sinthink Garage, Jakarta Selatan.
Ubahannya lumayan banyak, seperti pulley depan custom 13,5' dan kerok jalur roller, mangkok ganda custom, dan roller Kawahara mix 9 & 12 gram.
Pakai knalpot Arrow Reflex. (Yuka Samudera)
Ditambah vanbelt Kawahara, per CVT Vario 150 standart, kampas ganda Daytona kevlar, rasio standart PCX cbu, dan filter udara Ferox.
Makin mantap pakai knalpot aftermarket Arrow Reflex dan gas spontan KTC yang makin mendongkrak performa.
Baca Juga: Kisah Arrow Reflex, Knalpot Hedon Honda Vario Seharga Rp 7,5 Juta
"Settingan motor ini lebih ke dalam kota, buat stop and go-nya enak banget," kata Agnes.
"Sengaja tidak mengincar top speed, tapi saya pernah geber sampai 130 Kpj sih hehe," lanjutnya.
Mantap deh bro Agnes!
Data Modifikasi