Mengenai perbedaan kuota yang diberikan, Evy menjelaskan.
mereka yang mendapatkan kuota sebesar 150 GB kemungkinan digabung dengan paket pribadi.
"Untuk kasus yang mendapat 150 GB kemungkinan yang bersangkutan bercampur dengan paket-paket pribadi. Dari Kemendikbud alokasi sesuai dengan persesjen," ujar Evy.
Alternatif lain yang memungkinkan penerima subsidi mendapatkan kuota yang berlebih adalah nomor yang didaftarkan merupakan nomor untuk 2 penerima bantuan.
Baca Juga: Bikers Makin Lancar Belajar di Rumah, Bantuan Kuota Internet Diperpanjang Sampai Tahun 2021?
Evy menjelaskan, berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantun Kuota Data Internet Tahun 2020, nomor yang sama dapat digunakan untuk lebih dari 1 penerima bantuan.
"Misalnya anakya 2, ponsel dan nomor ponsel yang digunakan untuk pembelajaran jarak jauh sama," lanjut dia.
Bantuan kuota data internet atau kuota belajar disalurkan sebesar 35 GB per bulan untuk siswa, 42 GB per bulan untuk guru, dan 50 GB per bulan untuk mahasiswa dan dosen.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bantuan Kuota Internet 2020, Akankah Diperpanjang Tahun Depan?",