Semua itu bikin CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta terkesan.
Untuk itu, demi mewujudkan MotoGP Indonesia, pihaknya bakal korbankan satu putaran yang dihelat Spanyol.
Hal tersebut dengan catatan slot maksimal 22 putaran sudah penuh.
"Ada semacam kesepakatan dengan para penyelenggara."
Baca Juga: Jadi Cadangan di Kalender MotoGP 2021, Penyelenggara MotoGP Indonesia Bilang Seri Mandalika Spesial
"Di mana kami tidak bisa menggelar lebih dari 22 putaran dalam semusim (pada 2022-2026)," buka Carmelo Ezpeleta seperti dikutip dari As.com.
"Ada beberapa negara seperti Indonesia dengan antusias tinggi dengan balap motor," kata pria berkacamata itu.
"Mereka (Indonesia, Rusia, Portugal) gencar membuat sirkuit yang spesial dan membuat pabrikan MotoGP terkesan," lanjut Ezpeleta.
"Kalau pun tidak menambah lebih dari 22 ronde MotoGP, rotasi pun jalan paling logis," katanya Carmelo Ezpeleta lagi.
Faktanya, Indonesia sudah punya kontrak tuan rumah MotoGP mulai 2021.
Baca Juga: Sudah Keluar Jadwal Sementara MotoGP 2021, Aneh Kok Gak Ada MotoGP Indonesia?
Namun demikian, untuk kepastiannya tetap menunggu proses pembangunan sirkuit Mandalika hingga ke tahap homologasi.
Atas dasar itu, sah-sah saja kalau MotoGP Indonesia 2021 masuk daftar cadangan.