MOTOR Plus-online.com - Banyak yang asal ganti ban dalam dengan ukuran yang tidak sesuai.
Padahal buang uang resiko jika pakai ban dalam kekecilan atau kebesaran karena ukuran tidak sesuai berakibat fatal.
Walau sekarang sudah zaman ban tubeless, kendaraan yang pakai ban dalam masih banyak di Indonesia.
Tidak cuma motor dan mobil, bahkan sepeda hingga gerobak pun pakai ban dalam.
Baca Juga: Awas Pakai Cairan Anti Bocor Malah Bikin Bahaya, Siap-siap Keluar Duit Banyak
Baca Juga: Daftar Harga Ban Motor Matic RIng 14 Update Desember 2020, Mulai Rp 100 Ribuan
Efek pasang ban dalam kebesaran dan kekecilan berlaku untuk semua kendaraan nih, diperhatikan ya!
Seringkali ditemui orang yang enggak mau repot saat mengganti ban berbeda ukuran dengan sebelumnya, ban dalamnya tidak ikutan diganti.
Namun ban dalamnya tidak diganti dan masih sama seperti ukuran yang digunakan sebelumnya.
"Terkadang bukan salah pemilik motor atau mobilnya, namun kekeliruan tukang bannya pada saat waktu kepepet dan sudah tidak ada ukuran ban dalam yang sesuai, maka digunakan ban dalam seadanya," kata Eko, mekanik bengkel Inti Jaya Motor, Jl. Adi Sucipto, Paulari Kulon, Kabupaten Karanganyar.
Baca Juga: Jelang Dua Putaran MotoGP di Valencia, Michelin Bawa Berbagai Macam Ban Asimetris
Jika ban dalam lebih kecil dan ukuran ban, maka akan berisiko ban dalam tersebut meledak tiba-tiba.
Ambil contoh motor yang menggunakan ban 100/80-17 namun pakai ban dalam untuk ukutan 70/90-17, maka ban dalam tersebut akan dipaksa mengembang lebih besar dari ukuran maksimalnya.