Find Us On Social Media :

Legenda MotoGP Sebut Susahnya Pakai Nomor 1 Setelah Jadi Juara Dunia

By Indra Fikri, Senin, 21 Desember 2020 | 16:00 WIB
Legenda MotoGP, Kevin Schwantz menyebutkan sulitnya pakai nomor start 1 setelah menjadi juara dunia. (Suzuki Racing)

MOTOR Plus-online.com - Legenda MotoGP Kevin Schwantz menyebutkan sulitnya pakai nomor start 1 setelah menjadi juara dunia.

Joan Mir dinobatkan sebagai juara dunia di musim MotoGP keduanya, memberikan Suzuki gelar setelah Kenny Roberts Jr. pada tahun 2000.

Sebelumnya, Kevin Schwantz juga berhasil meraih juara dunia pada 1993 untuk pabrikan asal Hamamatsu itu.

Bagi pria asal Texas Amerika Serikat yang sekarang berusia 56 tahun itu, Joan Mir adalah juara dunia yang pantas untuk musim 2020.

Baca Juga: Banyak Sejarah Baru, Gara-gara Joan Mir Juara Dunia MotoGP 2020

Baca Juga: Abis Sikat Juara Dunia MotoGP 2020, Joan Mir Liburan Malah Main Lumpur

“Joan melakukan pekerjaan yang hebat. Dan saya pikir kedewasaan yang dia tunjukkan sepanjang musim membuatnya mendapatkan gelar."

"Banyak pria lain yang bisa bertengkar dengannya tapi ternyata tidak," kata Schwantz.

"Yamaha memiliki beberapa masalah mesin, jika tidak, Viñales dan Fabio akan berpengaruh sedikit lagi," sebutnya

"Márquez, jika dia tidak cedera, dan bahkan rekan setim Joan, Rins jika dia tidak cedera di Grand Prix pertama, dia akan lebih terlibat dalam perebutan gelar,” bilang Schwantz.

“Tapi itulah balapan. Anda harus menjadi yang terpintar setiap akhir pekan dan mendapatkan poin sebanyak mungkin," ungkap Kevin Schwantz.

Baca Juga: Terungkap, Juara Dunia MotoGP 2020 Disponsori Minuman, Nih Buktinya