Tak hanya itu, Davide Brivio juga jadi otak bagaimana merekrut dan memelihara test rider atau pembalap penguji serta tim tes Suzuki di Eropa.
Terobosan Davide Brivio itu dijalankan pabrikan Suzuki.
Hingga akhirnya, Suzuki berhasil membuktikan dengan status tim yang kalah megah dari Honda, Suzuki dan juga Ducati.
Suzuki berhasil menjadi juara dunia dengan hanya menurunkan 2 motor MotoGP dan 1 tim MotoGP pabrikan.
Baca Juga: Berani Banget, Bos Suzuki Tantang Marc Marquez Di MotoGP 2021
Berkat pendekatan yang dilakukan Davide Brivio membuat Suzuki menjadi tim dan pembalap yang tak bisa dianggap enteng di MotoGP.
Davide Brivio senang dengan pencapaian yang dicapai bersama Suzuki.
Meski sudah mendulang kesuksesan bersama Suzuki, Davide Brivio tak pengin merasa cepat berpuas diri.
Davide Brivio ingin mengejar tantangan baru dalam kehidupan profesional dan pribadinya, jauh dari MotoGP.
Tim Suzuki Ecstar menghargai pekerjaan yang dilakukan oleh Davide Brivio, termasuk tujuan luar biasa yang dicapai bersama.
Baca Juga: Blak-blakan, Davide Brivio Bilang Joan Mir Pernah Ditawari Honda Tapi Lebih Memilih Suzuki
Skuad Suzuki sekarang melihat ke masa depan dengan pandangan yang tinggi untuk musim 2021.
"Tantangan dan peluang profesional baru tiba-tiba menghampiri saya dan pada akhirnya saya memutuskan untuk menerimanya. Ini merupakan keputusan yang sulit."