Find Us On Social Media :

Heboh, Otak Sukses Tim Suzuki MotoGP Musim 2020 Resmi Hengkang

By Kamis, 07 Januari 2021 | 19:15
Davide Brivio bersama para pembalap tim Suzuki (suzuki-racing.com)

"Bagian tersulit adalah meninggalkan sekelompok orang yang luar biasa ini, dengan siapa saya memulai proyek ini ketika Suzuki bergabung kembali dengan kejuaraan."

"Dan sulit juga untuk mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang yang telah datang selama bertahun-tahun untuk menciptakan Tim yang hebat ini."

"Saya merasa sedih dari sudut pandang ini, tetapi pada saat yang sama saya merasakan banyak motivasi untuk tantangan baru ini."

Baca Juga: Mantul, 2 Pembalapnya Berebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2020, Bos Suzuki Kasih Wejangan

"Yang merupakan kunci ketika saya harus memutuskan antara memperbarui kontrak saya dengan Suzuki atau memulai pengalaman yang sama sekali baru," beber Davide Brivio.

"Meraih gelar MotoGP adalah sesuatu yang akan tetap ada di buku sejarah Suzuki dan akan selalu memiliki tempat khusus dalam kenangan hidup saya."

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua manajemen Suzuki atas kepercayaan dan kepercayaan mereka kepada saya, yang mereka miliki sejak awal."

"Saya ingin berterima kasih kepada setiap anggota grup MotoGP kami di Jepang dan di trek, semua jaringan Suzuki."

"Dan tentu saja semua pembalap yang membalap untuk Tim di tahun ini, terutama Joan dan Alex yang menjalani musim 2020 yang hebat."

Baca Juga: Legenda Balap Suzuki Wanti-wanti Juara Dunia MotoGP 2020, Kenapa Ya?

"Joan menjadi Juara Dunia adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya dan untuk semua orang yang bekerja keras dan menemani saya dalam perjalanan luar biasa ini," tuturnya.

"Saya mendoakan yang terbaik untuk tim Suzuki MotoGP, semoga hasil kedepannya semakin baik dan lebih baik lagi dan saya akan selalu menjadi fans Suzuki. Terima kasih banyak Suzuki!," kata Davide Brivio.

Pemimpin Proyek tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara juga merasakan kehilangan tersebut.