MOTOR Plus-online.com - Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, saat ini memang marak aksi reset odometer motor bekas.
Aksi yang biasanya dilakukan oleh oknum-oknum penjual motor bekas yang curang ini dilakukan dengan maksud tertentu.
Agar motor yang kondisinya sudah 'capek' dengan odometer yang tinggi, bisa terlihat seperti motor jarang dipakai.
Sehingga harga jualnya pun bisa lebih tinggi.
Baca Juga: Ternyata Begini Trik Pedagang Motor Curang Biar Angka Odometer Rendah
Baca Juga: Waspada Motor Bekas Kilometer Rendah Setingan Marak Ditemui, Ini Cirinya
Karena gak sedikit orang yang berpatokan pada odometer ketika ingin membeli motor bekas.
Lalu bagaimana cara menghindari jebakan oknum penjual motor bekas yang curang tersebut?
Yoga Ningrat selaku owner Yoga Motoshop, bengkel spesialis MAXI Yamaha pun memberikan tipsnya.
"Kita bisa lebih teliti (sebelum membeli motor bekas), dan ada ciri-cirinya yang menunjukkan motor itu 'capek' atau enggak," buka Yoga saat dihubungi MOTOR Plus-online.com (14/1/2021).
Baca Juga: Murah Meriah Motor Bekas Cuma Rp 2 Jutaan, Surat-surat Lengkap Bro
"Yang pertama bisa dilihat dari knalpotnya, kalau sudah berasap banyak itu berarti motor sudah capek sekali. Terus dari getaran mesin juga pasti terasa lebih bergetar dari normalnya," jelas Yoga.
Selain itu untuk motor-motor MAXI Yamaha, Yoga menjelaskan juga bisa dirasakan dari bodynya.