Ia mengaku punya inisiatif untuk menyapu ranjau paku setelah menjadi korban.
"Malem-malem ban motor tiba-tiba bocor, pas dicek ternyata kena ranjau paku," ujarnya.
"Kesel banget waktu tau jadi korban ranjau paku, makanya saya ingin bersihin jalan dari ranjau paku," sambungnya.
Baca Juga: Street Manners: Ranjau Paku Bikin Celaka dan Rawan Kejahatan, Polisi Bagikan Tips Aman Naik Motor
Magnet dari speaker dipakai Uum untuk menyapu ranjau paku. (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)
Saat pertama kali membersihkan ranjau paku, pria kelahiran Subang ini hanya memungut ranjau paku yang terlihat di jalan.
"Awalnya enggak pakai alat, begitu lihat ranjau paku di jalan langsung saya pungut dan buang di kali," tambah pria kelahiran 11 September 1982 ini.
Akhirnya Uum mengambil ranjau paku menggunakan magnet.
Magnet tersebut diambil dari speaker miliknya lalu dibungkus plastik dan diikat tali rafia agar lebih mudah digunakan.
Baca Juga: Sempat Bikin Geger, Dua Oknum Satpam Penyebar Ranjau Paku Tertunduk Lesu Saat Diringkus Polisi
Uum biasanya keluar rumah dari jam 5 pagi dan mencari ranjau paku baik siang maupun malam.
Meski sudah banyak ranjau paku yang ia sapu, Uum tidak pernah menjual atau mengilokan ranjau paku tersebut.
"Enggak dikiloin atau dibuang, takutnya entar malah ditebar ke jalan lagi, biar jadi bukti kita simpen aja," jelas Uum.