"Kopling itu digunakan untuk memindahkan gigi atau menjalankan kendaraan saat pelan," ujar Joel yang juga Professional Safety Riding Trainer.
"Bila motornya tidak dimodifikasi tentu pengapiannya bagus terutama injeksi, jadi lepas aja koplingnya dan idle pelan-pelan," lanjutnya.
"Tapi kalau dirasa takut mati, boleh ditahan kopling seperempat atau setengahnya untuk membuat motor stabil jalannya tidak tersendat-sendat," jelasnya.
Joel juga menjelaskan, pemotor harus mengikuti motor di depannya saat menerobos banjir, agar terhindar dari jalanan berlobang.
"Perlu benar-benar melihat dan ikuti orang di depan dan jaga jarak, karena kita enggak melihat mana yang lobang mana yang enggak," sambung Joel.
"Bila tidak ada orang baiknya pelan-pelan, kalau bisa kaki turun dan jika dirasakan jalan di depan ada turunan (Red. lobang) coba menghindar, jangan dipaksakan," tambahnya.
Baca Juga: Waspada Pemotor, Bahaya Kalau Terabas Banjir Lewat Pinggir Jalan
Selain itu, Joel mengimbau agar pemotor selalu mempersiapkan jas hujan yang tepat, jangan sampai mengganggu pemotor saat berkendara.
Motor terobos banjir juga harus pelan-pelan supaya tidak menimbulkan cipratan ke pengendara lain.
"Gunakan logika dan rasional dalam menjalankan kendaraan, kadang-kadang kita membuat cipratan bikin orang lain marahkan, jadi yang benar idle perlahan," tutupnya.