Eko menambahkan, kalau lobang kabel gas di belakang bisa menimbulkan gesekan dan membuat kabel gas cepat putus.
Lalu untuk menghidupkan motor, tombol starter juga sudah diubah Eko.
"Tombol starter saya bikin simple mirip saklar, tinggal pencet tombol on dan tarik tuas rem langsung nyala," ujar pria 26 tahun itu.
Tombol starter pada Honda Vario 125 milik Eko digantikan oleh switch saklar. (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)
Baca Juga: Waspada, Driver Ojol Jelaskan Ciri-ciri Jalan yang Banyak Ranjau Paku
Selain itu, Eko juga modifikasi motor sesuai kebutuhannya sebagai pengantar barang.
"Buat bawa barang biar gampang saya pasang box samping, kalau bawa barang banyak lebih gampang," lanjutnya.
Kalau mau meletakan barang di dek tengah, Honda Vario 125 milik Eko ini sudah dilengkapi footstep tambahan.
"Footstep tambahan dipakai ketika barang banyak di depan, saya tumpuannya di footstep, ya buat nahan kalau ngerem," sambungnya.
Footstep tambahan pada Honda Vario 125, dipakai saat Eko meletakkan barang di dek tengah. (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)
Baca Juga: Hari Ini PSBB di Jakarta Diperketat, Begini Aturan Untuk Ojek Online
Biar motor lebih stabil, Eko juga menyetel komstir lebih kencang dan memakai ban lebar.
"Yang penting jalan lurus pede, komstir kita kencengin sama pakai ban depan 80/80 merek Corsa R46, belakang 90/80 merek FDR MP76," jelas Eko.