Find Us On Social Media :

Diem-diem Aja, Ada Paket Internet Telkomsel Murah 11 GB Cuma Rp 5 Ribuan

By Senin, 01 Februari 2021 | 19:10
Diem-diem aja bro, ada paket internet Telkomsel murah 11 Gb cuma Rp 5 ribuan. (Telkomsel)

Saat ini menurut data Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terdapat 200 ribu lebih UMKM. Pandemi Covid-19, membuat pertumbuhan UMKM lebih besar.

"Di Babel menyiapkan dana Rp1,5 miliar untuk membantu UMKM kita menjual produk mereka di market place. Satu di antaranya kita bekerja sama dengan Amazon," tutur Erzaldi.

Baca Juga: Asyik Ketua Komisi X DPR RI Minta Kuota Internet Gratis Diperpanjang Tahun Depan

"Kalau 100% bisa dapat internet dampaknya sangat luar biasa semua akan menjadi bermanfaat karena informasi cepat merambah ke desa. Dukungan dari kementerian sangat kami harapkan," sambungnya.

Erzaldi juga siap merealisasikan program kemitraan Kemendes PDTT melalui BUMDes dengan Kemenkominfo, terkait pembangunan infrastruktur jaringan melalui anggaran dana desa.

Hal ini akan memicu terbangunnya ekosistem digital desa sehingga mampu mendorong ekonomi digital yang kuat dan menjadikan desa sebagai sumber pelaku ekonomi.

"Oleh karena itu, saya berharap adanya regulasi dari Kemendes PDTT untuk mengintervensi anggaran desa yang diarahkan kepada pembangunan infrastruktur internet," harapnya.

Apabila hal tersebut terealisasi, Erzaldi yakin akan ada multiplier effect yang pesat dan berdampak pada lonjakan ekonomi di desa tersebut.

Hasil produk serta SDM melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di market place juga dapat dioptimalkan.

Dalam FGD tersebut, Staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Henry Subiakto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus melakukan transformasi digital.

Satu di antaranya dengan membangun infrastruktur digital. Karena itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2021 naik hingga 5 kali lipat.

Baca Juga: Sikat Paket Internet Telkomsel Murah Meriah, Kuota 10 GB Cuma Segini

"Karena komitmen Bapak Presiden untuk desa-desa yang belum on internetnya, Pak Presiden menginginkan paling lambat 2024 itu desa-desa semua yang ada di Indonesia sudah online," tutur Henry.