"Kalau 100% bisa dapat internet dampaknya sangat luar biasa semua akan menjadi bermanfaat karena informasi cepat merambah ke desa. Dukungan dari kementerian sangat kami harapkan," sambungnya.
Erzaldi juga siap merealisasikan program kemitraan Kemendes PDTT melalui BUMDes dengan Kemenkominfo, terkait pembangunan infrastruktur jaringan melalui anggaran dana desa.
Hal ini akan memicu terbangunnya ekosistem digital desa sehingga mampu mendorong ekonomi digital yang kuat dan menjadikan desa sebagai sumber pelaku ekonomi.
"Oleh karena itu, saya berharap adanya regulasi dari Kemendes PDTT untuk mengintervensi anggaran desa yang diarahkan kepada pembangunan infrastruktur internet," harapnya.
Apabila hal tersebut terealisasi, Erzaldi yakin akan ada multiplier effect yang pesat dan berdampak pada lonjakan ekonomi di desa tersebut.
Hasil produk serta SDM melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di market place juga dapat dioptimalkan.
Dalam FGD tersebut, Staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Henry Subiakto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus melakukan transformasi digital.
Satu di antaranya dengan membangun infrastruktur digital. Karena itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2021 naik hingga 5 kali lipat.
Baca Juga: Sikat Paket Internet Telkomsel Murah Meriah, Kuota 10 GB Cuma Segini
"Karena komitmen Bapak Presiden untuk desa-desa yang belum on internetnya, Pak Presiden menginginkan paling lambat 2024 itu desa-desa semua yang ada di Indonesia sudah online," tutur Henry.
Henry memaparkan data dari Kemenkominfo saat ini, terdapat 12.548 desa yang belum terjangkau internet. 9.113 belum tercakup 4G di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Sedangkan 3.435 belum 4G di wilayah non-3T, termasuk desa-desa di Bangka Belitung," katanya.
Menurut Henry, Kemenkominfo berkomitmen akan membangun 9.113 BTS untuk memenuhi kebutuhan akses internet di daerah 3T. Sementara di 3.435 yang belum dapat mengakses 4G di luar tanggungjawab pemerintah.
"Ada di wilayahnya teman-teman swasta operator seluler. Mudah-mudahan 2023 sudah selesai atau kita dorong teman-teman seluler," ujar Henry.
Henry menjelaskan walaupun belum semua daerah atau desa mendapatkan akses internet tapi pengguna internet di Indonesia pada 2020 sudah mencapai 196,31 juta jiwa atau sekira 73,7% dari total penduduk Indonesia.