2. Perhatikan ketinggian air.
Baca Juga: Waspada Oli Motor Mirip Kopi Susu Gara-gara Banjir, Buruan Lakukan Ini
Jika terpaksa harus melewati jalanan yang kebanjiran, pastikan ketinggian air masih di bawah knalpot atau saringan udara, lakukan gas motor yang konstan.
Jangan tutup gas karena bisa menyebabkan air menutup atau masuk knalpot sehingga mesin motor bisa mati.
3. Jangan langsung starter ketika tinggi air berlebih.
Jika ketinggian air berlebih dan mesin motor mati karena melewati jalanan yang banjir, jangan langsung starter atau menghidupkan motor, karena ada kemungkinan air bisa masuk ke dalam mesin.
Lepas busi terlebih dahulu dan cek juga kondisi saringan udara untuk memastikan tidak terdapat air, kemudian starter untuk mengeluarkan air di ruang bakar.
Bersihkan juga busi dan tutup busi dan pasang kembali busi.
Jika langsung starter atau menyalakan motor tanpa dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, bisa menyebabkan “water hammer”, akibatnya connecting rod bisa bengkok.
Ilustrasi. Bikers bisa simak, tips menjaga sepeda motor menghadapi kondisi banjir. (Twitter/TMCPoldaMetro)
4. Lakukan pengecekan oli mesin dan oli transmisi.
Baca Juga: Estimasi Biaya Servis Motor Kebanjiran, Lumayan Kuras Kantong
Jika oli tercampur air, oli akan berwarna putih susu, jika itu terjadi wajib dilakukan pengurasan oli.