Kalau memang ragu dengan apa yang sebaiknya dilakukan, disarankan agar Vespa segera dibawa ke bengkel terdekat.
Baru setelah itu dibawa ke bengkel spesialis yang biasa melayani Vespa modern, intinya jangan menghidupkan kontak karena dikhawatirkan terjadi korsleting.
"Kalau di sini biasanya dimulai dari pengecekan filter udara, transmisi CVT, oli mesin, oli transmisi, kondisi knalpot dan kelistrikan," lanjut Dennil.
Baca Juga: Modifikasi Motor Vespa Sprint 150, Tampil Manis Pakai Warna Two Tone
Sektor transmisi CVT dibongkar untuk diperiksa habis kena banjir (Istimewa)
"Untuk transmisi CVT akan dibuka untuk dibersihkan dan dilumasi kembali. Karena rentan selip dan karatan kalau kotor," jelasnya.
Sedangkan bagian knalpot diperiksa dan dikeringkan agar tidak terjadi korosi dan menghambat gas buang dari mesin.
"Buat Vespa yang sebelumnya terendam banjir, filter udara dan oli mesin juga disarankan ganti baru," ujar pria yang bengkelnya ada di Grand Galaxy City Blok RGB No.27, Jln. Boulevard Raya Timur, Jaka Setia, Bekasi Selatan ini.
"Karena kalau sampai didiamkan agak lama akan terjadi korosi yang dapat mengganggu kinerja dan fungsi dari Vespa itu sendiri," tambahnya.
Baca Juga: Kredit Motor Vespa LX 125 i-get, Cicilan Mulai Rp 1 Jutaan per Bulan
"Terutama di kabel rem, bearing arm, bearing komstir dan bearing lainnya, ini akibat air kotor yang tidak dibersihkan."
"Bahkan dapat berakibat kotoran tersebut bisa naik ke atas yang dapat merusak fungsi ECU (Electronic Control Unit)," sambung Dennil.
Pengecekan lainnya bisa dengan melihat ketebalan kampas rem serta fungsi kedua rem, pastikan tidak ada kotoran menumpuk dan tidak berbunyi saat digunakan.