"Kemampuan berinovasi, keberanian melangkah maju, semangat kompetitif, kecintaan terhadap produk, serta perhatian detail terhadap kualitas produksi merupakan keterampilan selama bertahun-tahun yang dikombinasikan Moto Guzzi dengan hubungan uniknya pada komunitas lokal," sambung Colaninno.
"Sejak tahun 1921, setiap Moto Guzzi yang telah diluncurkan di dunia diproduksi oleh pabrik di Mandello, tempat dimana perusahaan ini didirikan seratus tahun lalu," lanjutnya.
"Semua ini akan terus berlanjut hingga sejarah di abad berikutnya," sambungnya.
Open House di pabrik Moto Guzzi di Mandello del Lario, Italia. (Dok. Piaggio)
Baca Juga: Konsep Motor Listrik Moto Guzzi Galletto, Retro Banget Nih Bro!
"Moto Guzzi merupakan contoh sempurna dari keseluruhan kualitas unggul produk Italia,”
tambah Colaninno.
"Hal ini telah tercatat dalam sejarah negara kami tanpa pernah kehilangan semangat muda untuk terus menginspirasi di antara ribuan pengendara Moto Guzzi yang memiliki antusiasme tinggi di seluruh dunia," pungkasnya.
Logo elang, yang merupakan lambang dari Moto Guzzi telah menjadi logo brand legendaris yang selalu terkait erat dengan sejarah Italia.
Logo elang yang membentangkan sayapnya terinspirasi dari masa dinas militer dari para
pendiri Moto Guzzi, yakni Carlo Guzzi dan Giorgio Parodi.
Baca Juga: Piaggio Indonesia Buka Dealer Premium Motorplex Baru Di Jakarta
Logo elang tersemat di lengan seragam Angkatan Udara Royal Italia saat Perang Dunia Pertama.
Saat perang terjadi, kedua sahabat ini bersama dengan pilot Giovanni Ravelli memutuskan untuk berfokus membuat pabrik motor setelah perang berakhir.
Namun Ravelli telah gugur pada peristiwa di tahun 1919 dan pada akhirnya tidak dapat mewujudkan impiannya.