"Spidometer asli masih dipasang untuk mempertahakan identitas Harley-Davidson karena sekarang motor sudah nampak bukan seperti H-D lagi," ujar Ajus.
Meski banyak part custom, spidometer Harley-Davidson Street 500 masih dipertahankan. (Ajus/AMS Garage)
Baca Juga: Yard Built Wujudkan Yamaha XSR 155 Custom Impian, Ini Dia Hasil Modifikasinya
Motor custom Harley-Davidson Street 500 ini pun diberi nama Nagabanda.
"Karena head fairing berbentuk seperti kepala Naga, dan saya suka menamai motor dengan nama hewan mitologi," tambahnya.
Setelah meluncurkan Nagabanda, Ajus mengaku masih ingin melahirkan karya-karya motor custom baru lagi.
"Kalau dibilang puas sih pasti tidak ada karya yang memuaskan bagi buildernya, kalau sudah puas pasti akan stuck atau buntu sampai di sana saja," jelas Ajus.
"Saya masih pingin membuat karya yang lebih baik lagi dari karya sebelumnya," pungkasnya.
Nama Nagabanda diambil karena head fairing yang mirip seperti kepala Naga. (Ajus/AMS Garage)