“Harga Pertalite khusus itu nantinya juga sama dengan harga jual Premium Rp 6.450/liter,” papar Soni.
“Kalau pun ada, program penghapusan penjualan Premium baru direncanakan untuk wilayah Aceh pada bulan Juli atau Agustus 2021 mendatang. Untuk sekarang ini belum ada,” tukasnya.
Pertalite khusus ini sebenarnya sudah dilakukan promonya di beberapa daerah.
Baca Juga: Jangan Main Isi Bensin Kenali Arti Warna SPBU Pertamina Merah dan Biru
Bensin Pertalite khusus ini dijual seharga Premium untuk mendukung program langit biru oleh Pertamina.
Terkait kelangkaan Premium di sejumlah SPBU di Banda Aceh dalam beberapa hari belakangan, menurut Soni, hal itu tak berkaitan dengan stok BBM di Silo Krueng Raya.
Sebab, beber dia, stok Premium di Silo Krueng Raya, Aceh Besar saat ini sekitar 2.100 kilo liter (KL). Stok sebanyak itu, menurutnya, cukup untuk distribusi 10 hari ke depan.
Bahkan, papar dia, stok Premium akan ditambah kembali, setelah persediaannya tinggal untuk penyaluran 3 hari lagi, sehingga akan masuk stok baru.
Baca Juga: Pertalite Setara Premium, Penasaran Harga Bensin Pertamina Dan Lainnya
Stok BBM jenis Premium dan lainnya untuk suplai wilayah Aceh, terang Soni, barangnya diambil dari Tanjung Uban, Kepulauan Riau.
“Jika tidak ada gangguan cuaca ekstrim dan ombak besar di tengah laut dalam perjalannya ke Aceh, tiga hari sudah tiba di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar,” paparnya.
“Tapi sebaliknya, bila cuaca buruk dan ombak besar di laut, ketibaannya bisa terlambat, seperti yang terjadi bulan lalu, di mana suplainya telat tiba karena ombak besar di laut,” terang Soni.
Stok BBM jenis lainnya juga, ungkap dia, juga masih aman. Stok Pertalite, rincinya, sebanyak 1.500 KL, cukup untuk penyaluran 7 hari ke depan.