Luhut menambahkan, pemerintah berhasil menghemat sekitar US$ 17 miliar dari alokasi anggaran belanja modal dan belanja barang yang sebesar Rp 1.300 triliun.
Anggaran yang dihemat ini akan digunakan untuk mengembangkan UMKM nasional.
Baca Juga: Bantuan Rp 300 Ribu Cair April 2021 Ini, Buruan Dicek Saldo ATM Masing-masing
Yaitu, untuk mengembangkan kualitas produk dalam negeri dan termasuk pengembangan teknologi-teknologi untuk memproduksi barang-barang tersebut.
"Sehingga, kita bisa mengurangi impor dari luar negeri dan memutar uang di dalam negeri," kata Luhut.
"Kita ciptakan lapangan kerja dan membuat kita lebih hebat," sambungnya.