"Masalah utamanya adalah anggaran, karena biayanya, terutama bila Anda ingin melakukan sesuatu dengan baik dan sangat serius, sebagaimana mestinya harus dijamin setidaknya selama tiga atau lima tahun. Saat ini belum ada kepastian,” ungkap Uccio.
Ironisnya adalah, Uccio membuat pernyataan ini ke Sky, saat Sky menjadi sumber masalah tersebut.
Baca Juga: Waduh, Valentino Rossi Ketar-ketir Start P17 Di MotoGP Portugal 2021
Seakan pernyataan tersebut ditujukan kepada Sky.
Dikutip dari MowMag, pernyataan tersebut membuka lubang dalam anggaran tim VR46 yang akan menjadi pembelotan perusahaan satelit TV tersebut.
Bisa saja mereka mempertimbangkan kembali komitmen sponsorshipnya sehubungan dengan krisis akibat pandemi virus corona.
Sementara itu, dua sponsor yang masih bertahan, Bardahl dan WithU, tidak akan cukup untuk menutupi seluruh biaya proyek MotoGP.
Baca Juga: Hasil FP4 MotoGP Portugal 2021, Fabio Quartararo Masih Tercepat, Valentino Rossi Tercecer
Selain itu, perjanjian dengan pabrikan yang memasok motor MotoGP harus dibuat nyata, dan dalam hal ini juga negosiasi tampaknya masih alot.
Sejauh ini muncul pertanyaan apakah tim VR46 akan merapat ke Suzuki atau Aprilia yang belum punya tim satelit, atau malah tetap bersama Ducati.
"Kami berbicara dengan semua orang, tetapi, saya ulangi, sebelum MotoGP Prancis tidak mungkin membuka kunci apa pun,” jelas Uccio.
Pada titik ini, Valentino Rossi terancam tidak punya pabrikan motor, bahkan tanpa tim VR46 untuk dikelola.