Vaksin ini sempat diberhentikan beberapa negara akibat kasus kematian akibat pengumpalan darah dari efek samping vaksin.
Tapi tau gak nih bro dari mana vaksin ini berasal.
Baca Juga: Driver Ojek Online Akan Divaksin Covid-19 Besok, ini Lokasinya
Meski memakai nama AstraZeneca, vaksin ini bukan milik Astra Internasional lo, he..he..he...
AstraZeneca adalah holding company atau perusahaan induk yang bergerak di bidang riset, pengembangan, dan manufaktur produk farmasi.
Perusahaan ini didirikan pada 17 Juni 1992, dan bermarkas di Cambridge, Inggris.
Produk-produk dari AstraZeneca telah banyak digunakan di bidang kesehatan, meliputi onkologi, kardiovaskular, ginjal, metabolisme dan pernapasan.
Baca Juga: Bamsoet Minta Pemerintah Prioritaskan Pembalap Untuk Vaksin Covid-19
AstraZeneca dan Universitas Oxford telah mencapai kesepakatan tentang pengembangan dan distribusi vaksin Covid-19.
Dalam kesepakatan itu, AstraZeneca akan bertanggung jawab di bidang pengembangan dan manufaktur global, serta pendistribusian vaksin AZD1222 ke seluruh dunia.
Vaksin Oxford/AstraZeneca adalah vaksin vektor adenovirus simpanse.
Maksudnya, tim pengembang vaksin mengambil virus yang biasanya menginfeksi simpanse.
Kemudian dimodifikasi secara genetik untuk menghindari kemungkinan konsekuensi penyakit pada manusia.