"Saya tidak berpikir dia tiba-tiba menjadi lambat, tetapi jelas ada perubahan gaya balap di MotoGP yang tidak mudah dibiasakan oleh orang di usia 42 tahun," ungkapnya.
"Artinya dia harus mengubah segalanya," tambah Carlo Pernat.
Baca Juga: Guru Nafsu Banget, Murid Valentino Rossi Penasaran Di MotoGP Spanyol
"Tetapi jika dia berhasil, saya akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa saya salah," ucapnya.
"Saya harap demikian, juga karena situasi ini berisiko merusak hubungan dengan Yamaha, yang tampaknya tidak terpisahkan," tutup Carlo Pernat.