"Selain itu, kebanyak para juara Moto2 juga pakai motor Kalex," imbuh Fabio Di Giannantonio.
Selain itu, Fabio Di Giannantonio dikontrak Gresini Racing membela tim Federal Oil Gresini Moto2 dengan iming-iming naik kelas ke MotoGP musim depan, 2022.
Hal itu yang menjadi pemicu tambahan Fabio Di Giannantonio untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya serta bisa bersaing dalam perebutan titel juara dunia Moto2 tahun ini.
Baca Juga: Federal Oil Perpanjang Kontrak Dengan Gresini Racing Untuk Moto2 2021
Apalagi di klasemen sementara pembalap Moto2, Diggia bertengger di posisi 5 di bawah Remy Gardner, Sam Lowes, Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi dengan selisih 17 poin dari pemuncah klasemen Remy Garnder (69 poin).
"Saya optimistis bisa meningkatkan performa saya di ronde-ronde Moto2 selanjutnya dan selama mampu tampil konsisten saya yakin bisa bersaing dalam perebutan titel juara dunia," imbuh Fabio Di Giannantonio.
Alasan terakhir Fabio Di Giannantonio sesumbar membidik juara dunia adalah mendedikasikan prestasi terbaik untuk mendiang Fausto Gresini.
Seperti kemenangan Diggia di Moto2 Jerez 2021 kemarin.
Adalah kemenangan pertama bagi skuat Federal Oil Gresini Moto2 setelah terakhir juara di Moto2 Aragon 2016 silam.
Baca Juga: Wow! Logo MP1 Indonesian Racing Terpampang di Motor Balap Gresini Racing
Fabio Di Giannantonio ingin mempersembahkan titel juara dunia Moto2 untuk Gresini setelah terakhir kali jadi juara dunia Moto2 di 2010.
"Jadi hal spesial bisa memberikan kemenangan untuk mendiang Fausto Gresini yang mempercayai saya untuk gabung dengan keluarga besar Gresini Racing."
"Tentu jadi lebih spesial lagi kalau bisa memberikan titel juara dunia Moto2 tahun ini," pungkas Fabio Di Giannantonio.