"Pada 2019 saya tidak memiliki kecepatan di sana, lalu musim lalu saya sesi tes saya bagus, tapi turun hujan membuat sulit mengendalikan motor," sambungnya.
"Saya finis ke-8, itu hasil terbaik Yamaha dan kami sedikit kesulitan dalam akselerasi," lanjutnya.
Baca Juga: Fabio Quartararo Dilanda Arm Pump, The Doctor Malah Bilang Sampai Jumpa Di MotoGP Prancis
"Tapi jika kondisi kering saya bisa tampil lebih baik di sirkuit ini," tambahnya.
MotoGP Prancis 2020 dimenangkan oleh Danillo Petrucci dalam kondisi hujan.
Kabarnya cuaca Le Mans akhir pekan nanti diprediksi akan turun hujan.
Bagi Quartararo, masih ada rasa kecewa usai gagal juara di MotoGP Spanyol 2021.
Baca Juga: Klasemen Sementara MotoGP 2021, Francesco Bagnaia Rebut Puncak Klasemen dari Fabio Quartararo
Fabio Quartararo sangat berkuasa hingga rasa sakit di lengannya memaksanya kehilangan posisi sampai dia finis di urutan ke-13.
"Intensitas yang Anda berikan pada balapan di mana tidak ada degradasi ban sangat besar dan di Jerez banyak pembalap mengalami nyeri di lengan bawah mereka," lanjut pembalap Prancis itu.
"Secara fisik saya pikir itu satu-satunya kendala di MotoGP," sambungnya.
"Anda harus berlatih di rumah, tentu saja, untuk bersiap, tetapi bagi saya itu satu-satunya kendala yang saya rasakan," pungkas Quartararo.