Find Us On Social Media :

Makin Diminati, Konsumen Pilih WR 155 R Riding ke Lahan Perkebunan

By , Sabtu, 15 Mei 2021 | 20:40
Makin diminati, konsumen pilih WR 155 R riding ke lahan perkebunan. (Dok. YIMM)

Baca Juga: Tren Penjualan dan Pengguna Skutik Terus Meningkat, Kenapa Pihak Yamaha Masih Berani Luncurkan XSR155 dan WR155?

-Tangan memegang handle kuat dan relaks agar motor mudah diarahkan.

-Gunakan gear dan rpm yang tepat agar kuat menanjak dan mesin motor tidak mudah mati.

-Hindari melakukan pengereman yang keras (rem depan atau belakang) untuk menjaga rpm dan kecepatan yang baik.

-Saat akan sampai di puncak tanjakan, tutup gas / gunakan tenaga inersia motor. Hindari gas terbuka penuh ini karena akan membuat motor mudah jumping.

Jalan Menurun

-Posisi badan agak condong ke belakang terutama saat melewati jalan menurun yang curam untuk menghindari motor terpelanting ke depan / stoppie.

-Jika kondisi jalan mulus bisa sambil duduk, namun jika jalan rusak agak diangkat sedikit dari jok agar guncangan tidak sampai badan.

-Posisi tangan agak lurus dan relaks.

Baca Juga: Motor Trail Yamaha WR Sudah Dijual di Indonesia 4 Tahun Lalu, Kenapa Jarang Terdengar?

-Posisi kaki mendekap body motor dan berat pengendara di tumpu di kaki agar keseimbangan tetap terjaga.

-Gunakan gear yang tepat dan hindari penggunaan rem yang keras dan tiba-tiba agar tidak mudah slip dan terjatuh.

Jalan Berlumpur/Lubang