"Sempat pakai strategi pakai ban keras (hard) karena suhu lintasan di atas 40 derajat Celcius dan berdasarkan data di sini tahun 2019," beber Valentino Rossi.
"Eh tidak berpengaruh dan malah performa motor jeblok," imbuhnya.
"Hingga akhirnya diputuskan untuk mencoba kompon ban soft dan medium. Sayang waktunya tidak mencukupi buat mengekslorasi kedua ban itu," ungkap Valentino Rossi.
Hingga Valentino Rossi terus bekerja keras di raceday Minggu (30/5/2021) di mana menjadikan sesi latihan pemanasan alias warm up practice (WUP) mengulik strategi ban.
Baca Juga: Valentino Rossi Terus Terang Ke MOTOR Plus Soal Helm Spesial MotoGP Italia 2021
Hingga kemudian Valentino Rossi memilih strategi ban medium untuk depan dan belakang.
Bukan pilihan ideal buat Valentino Rossi sih memang.
Akan tetapi, Valentino Rossi memamerkan performa apik dengan menjalan strategi menjaga tingkat keausan ban.
Terbukti, Valentino Rossi di beberapa lap terakhir mampu menggasak 3 pembalap sekaligus, mulai dari Alex Marquez, Pol Espargaro dan Iker Lecuona.
Alhasil, Valentino Rossi pun berhasil finis 10 besar di MotoGP Italia di sirkuit MotoGP Mugello, (30/5/2021).
Baca Juga: Valentino Rossi Pamer Helm Spesial MotoGP Italia 2021, Gambar Apa Nih?
Sekaligus Valentino Rossi menggasak hasil terbaik di 6 ronde MotoGP yang digelar di 2021.
Valentino Rossi finis 12 (MotoGP Qatar); finis 16 (MotoGP Doha); gagal finis alias DNF (MotoGP Portugal), finis 17 (MotoGP Spanyol) dan finis 11 (MotoGP Prancis).