Dengan kapasitas tangki bensin 17 liter, Kawasaki ZX-10R punya berat basah 207 kg.
Sementara Honda CBR1000RR-R dengan kapasitas tangki 16,1 liter, punya berat basah 201 kg saja.
Baca Juga: Penampakan Honda CBR1000RR-R SP Mirip Bengat Motor MotoGP Marc Marquez
Fitur
Yang paling bisa diadu dari kedua motor superbike ini, ada pada fitur-fiturnya.
Honda CBR1000RR-R yang lebih dulu meluncur punya fitur sensor advenace Inertia Measurement Unit (IMU) 6-Axis yang mampu mengukur posisi motor dalam enam sumbu.
Komponen ini bekerja bersama Honda Electronic Steering Damper (HESD) dan riding mode yang punya tiga pilihan.
Masing-masing mode akan mengatur level untuk besaran tenaga (1-5), kontrol torsi HSTC (1-9), engine brake (1-3), wheelie control (1-3), dan suspensi (1-3).
Baca Juga: Gokil, Pria Asal Surabaya Ini Beli Honda CBR1000RR-R Fireblade SP Cash
Ada juga fitur Wheelie Control, Rear Lift Control dan Start Mode.
Start Mode ini menjaga putaran mesin (rpm) tetap konstan saat melakukan start, memungkinkan pengendara berkonsentrasi pada pengoperasian kopling agar start semakin optimal.
Peranti ini mampu membatasi putaran mesin maksimal sesuai keinginan (6.000-10.000 rpm).
Fitur Assist & Slipper Clutch menjadi peranti standar, sedang pada tipe SP dibekali Quick Shifter yang membuat perpindahan gigi naik-turun semakin cepat.